Nuraini, Naina (2026) FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS PATCH TOPIKAL DARI EKSTRAK BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II SECARA IN VIVO. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
Full_Skripsi_221210016_Naina Nuraini.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel_221210016_Naina Nuraini.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (932kB) | Request a copy |
|
|
Text
Open_Access_221210016_Naina Nuraini.pdf - Accepted Version Download (431kB) |
Abstract
Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat paparan sumber panas yang dapat mengganggu fungsi pelindung kulit. Pengobatan luka bakar dapat dilakukan secara topikal dengan memanfaatkan bahan alam, salah satunya batang pepaya (Carica papaya L.) yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi mendukung proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas patch topikal ekstrak batang pepaya (Carica papaya L.) terhadap penyembuhan luka bakar derajat II secara in vivo serta mengetahui sifat fisik sediaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan 30 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok patch ekstrak batang pepaya konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus. Sediaan patch dibuat dengan metode solvent casting menggunakan kombinasi polimer HPMC dan PVP. Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan, daya tahan lipatan, daya serap kelembapan, pH, dan iritasi. Pengamatan efektivitas dilakukan selama 12 hari dengan mengukur diameter luka. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, homogenitas, One-Way ANOVA, dan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan persentase penyembuhan luka pada kontrol negatif sebesar 22,69%, patch 5% sebesar 42,87%, patch 10% sebesar 53,14%, patch 15% sebesar 75,98%, dan kontrol positif sebesar 78,12%. One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,001). Uji Duncan menunjukkan patch 15% tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif (p=0,396). Namun, daya serap kelembapan belum memenuhi persyaratan. Kesimpulannya, patch topikal ekstrak batang pepaya konsentrasi 15% merupakan formula paling optimal dalam membantu penyembuhan luka bakar derajat II.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Batang Pepaya (Carica papaya L.), Luka Bakar Derajat II, Patch Topikal, Tikus Putih (Rattus norvegicus) |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS0160-0167 Pharmacognosy. Pharmaceutical substances (Plant, animal, and inorganic) |
| Divisions: | S1 Farmasi |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 04:14 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 04:14 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

