Zunanurohmah, Eka (2026) HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI KAFEIN DAN FAST FOOD DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MADUREJO. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
Full_Text_(221110009)_ Eka Zunanurohmah.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Open_Acces_221110009_ Eka Zunanurohmah.pdf - Accepted Version Download (550kB) |
|
|
Text
Artikel_221110009_Eka_Zunanurohmah.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (993kB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat terjadi pada usia dewasa muda. Pola konsumsi kafein dan fast food merupakan bagian dari gaya hidup yang diduga dapat berhubungan dengan kejadian hipertensi. Kafein dapat memberikan efek stimulasi terhadap sistem kardiovaskular, sedangkan fast food umumnya mengandung natrium dan lemak yang relatif tinggi. Tujuan: Mengetahui hubungan frekuensi konsumsi kafein dan fast food dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa muda di wilayah kerja Puskesmas Madurejo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Sampel penelitian sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Sebanyak 28 responden (56,0%) memiliki frekuensi konsumsi kafein kategori jarang dan 22 responden (44,0%) kategori sering. Frekuensi konsumsi fast food kategori jarang dan sering masing- masing sebanyak 25 responden (50,0%). Sebanyak 27 responden (54,0%) mengalami hipertensi dan 23 responden (46,0%) tidak mengalami hipertensi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi kafein dengan kejadian hipertensi (p=0,226), sedangkan terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian hipertensi (p=0,002). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi kafein dengan kejadian hipertensi, sedangkan terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa muda.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kafein, Fast food, Hipertensi, Dewasa muda |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 06:42 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/681 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

