Pabia, Zulfitri Novianti (2026) ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BY.NY.D DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT SULTAN IMANUDDIN KOTAWARINGIN BARAT. LTA thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
Open_Accers_233310014_ZULFITRI NOVIANTI PABIA.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
|
|
Text
LTA_233310014_ZULFITRI NOVIANTI PABIA..pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel_233310014_ZULFITRI NOVIANTI PABIA.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (355kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Bayi Baru Lahir (BBL) bayi yang baru lahir dengan berat badan normal 2500- 4000 gram. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas neonatal. Secara global, Angka Kematian Neonatal menurun dari 4,2 juta tahun 1990 menjadi 2,3 juta kematian tahun 2023. Di Indonesia tahun 2024, BBLR dan prematuritas berkontribusi sebesar 26,37 % terhadap kematian bayi. Di Kalimantan Tengah tahun 2024, BBLR dan prematuritas menjadi 27,1% kematian neonatal. Di Kotawaringin Barat tahun 2025 terhadap 14 kasus BBLR, sedangkan di RSUD Sultan Imanuddin terdapat 1.131 bayi lahir hidup dan 21 bayi meninggal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya asuhan kebidanan yang komprehensif pada bayi dengan BBLR. Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan pada Bayi Baru Lahir dengan BBLR menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah Helen Varney dan Pendokumentasian SOAP. Metode : Metode ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada By. Ny. D, dilaksanakan di RSUD Sultan Imanuddin tanggal 28 Januari - 28 Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil asuhan terhadap teori. Hasil : Pada By. Ny. D dengan BBLR 2.265 gram dan APGAR Score 8/9, asuhan diberikan sesuai kebutuhan BBLR meliputi penghangatan dan pengeringan bayi, pemantauan pernapasan dan suhu tubuh secara berkala, pemenuhan nutrisi, serta pencegahan infeksi. Selama kunjungan neonatal I,II, dan III, kondisi bayi baik tidak terdapat komplikasi. Pada kunjungan III, berat badan meningkat menjadi 3.340 gram. Kesimpulan : Asuhan kebidanan pada By. Ny. D dengan BBLR berjalan dengan baik, ditandai dengan kondisi bayi stabil, tidak ditemukan komplikasi, dan terjadi peningkatan berat badan selama masa pemantauan.
| Item Type: | Thesis (LTA) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan, Bayi Baru Lahir, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Neonatus |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Divisions: | D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 04:40 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 04:40 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

