Purbawati, Dwi (2026) HUBUNGAN KEMAMPUAN INSTRUMENTAL ACTIVITIES OF DAILY LIVING (IADL) DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MADUREJO. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
ARTIKEL_221110008_DWI PURBAWATI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (916kB) | Request a copy |
|
|
Text
FULL_TEXT_221110008_DWI PURBAWATI.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
Open_Acces_221110008_DWI PURBAWATI.pdf_BAB I,BAB VI. DAPUS.pdf - Accepted Version Download (631kB) |
Abstract
Latar Belakang : Proses penuaan menyebabkan perubahan pada fungsi fisik, psikologis, dan sosial yang dapat mempengaruhi kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) pada lansia. Penurunan kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) dapat meningkatkan ketergantungan lansia terhadap orang lain sehingga berpotensi mempengaruhi kondisi psikologis dan meningkatkan risiko stres. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) dengan tingkat stres pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Madurejo. Metode : Penelitian ini Menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel 80 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Lawton Instrumental Activities of Daily Living (IADL) Scale, dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21), Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Sebagian besar lansia memiliki kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) dalam kategori cukup mandiri yaitu sebanyak 42 responden (52,5%), dan hampir setengahnya mengalami stres sedang yaitu sebanyak 37 responden (46,3%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) dengan tingkat stres pada lansia dengan nilai p < 0,001 (p<0,05) dan koefisien korelasi r 0,435, nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berada pada kategori sedang dengan arah hubungan positif. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan Instrumental Activities of Daily Living (IADL) dengan tingkat stres pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Madurejo. Semakin tinggi tingkat ketergantungan lansia dalam melakukan aktivitas instrumental, maka semakin tinggi tingkat stres yang dialami
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Instrumental Activities of Daily Living (IADL), Tingkat Stres, Lansia, Kemandirian, Kesehatan Lansia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 01:14 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/651 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

