HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN POLA MAKAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARUT SELATAN

Kurillah, Amanda Devianis (2026) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN POLA MAKAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARUT SELATAN. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.

[thumbnail of Open_Acces_221110003_Amanda Devianis Kurillah.pdf] Text
Open_Acces_221110003_Amanda Devianis Kurillah.pdf - Accepted Version

Download (318kB)
[thumbnail of Full_Text_221110003_Amanda Devianis Kurillah (1).pdf] Text
Full_Text_221110003_Amanda Devianis Kurillah (1).pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Artikel_221110003_Amanda devianis Kurillah.pdf.pdf] Text
Artikel_221110003_Amanda devianis Kurillah.pdf.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (662kB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit GERD merupakan gangguan saluran pencernaan jangka panjang yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti peradangan, penyempitan saluran, perubahan sel, hingga risiko kanker jika tidak ditangani dengan tepat. Pencegahan komplikasi penyakit ini dipengaruhi berbagai faktor, dan kajian ini meneliti dua di antaranya, yaitu IMT serta kebiasaan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IMT dan kebiasaan makan dengan perilaku pencegahan komplikasi penyakit refluks gastroesofagus pada penderita di wilayah pelayanan Puskesmas Arut Selatan. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross- sectional. Partisipan berjumlah 37 orang yang diambil dari seluruh populasi yang memenuhi syarat. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan IMT, serta pengisian kuesioner guna menilai kebiasaan makan dan upaya pencegahan komplikasi. Analisis data mencakup gambaran umum dan uji hubungan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan taraf kemaknaan 5%. Hasil: Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Partisipan berjumlah 37 orang yang diambil dari seluruh populasi yang memenuhi syarat. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan IMT, serta pengisian kuesioner guna menilai kebiasaan makan dan upaya pencegahan komplikasi. Analisis data mencakup gambaran umum dan uji hubungan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan taraf kemaknaan 5%. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa IMT maupun kebiasaan makan tidak menunjukkan keterkaitan bermakna dengan upaya pencegahan komplikasi penyakit refluks gastroesofagus pada penderita di wilayah kerja Puskesmas Arut Selatan. Disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk melibatkan jumlah partisipan yang lebih banyak serta menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi perilaku pencegahan tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), Indeks Massa Tubuh (IMT), Pola Makan, Perilaku Pencegahan Komplikasi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: S1 Keperawatan
Depositing User: Stikes Borneo Cendekia Medika
Date Deposited: 03 Sep 2026 06:58
Last Modified: 03 Sep 2026 06:58
URI: http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/650

Actions (login required)

View Item View Item