Endina, Lija (2026) Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa Muda Di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text (Artikel ini telah dipublikasikan pada Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia)
Artikel_221110016_Lija Endina.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (323kB) | Request a copy |
|
|
Text
Full_Text_221110016_Lija Endina pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Open_Acces_221110016_Lija Endina.pdf.pdf - Accepted Version Download (3MB) |
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok dewasa muda. Peningkatan kejadian hipertensi pada usia produktif menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular di masa mendatang. Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik merupakan faktor yang sering dikaitkan dengan kejadian hipertensi sehingga perlu diteliti. Tujuan Penelitian: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda di wilayah kerja puskesmas arut selatan Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain descriptive correlational dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran IMT menggunakan lembar observasi, aktivitas fisik menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Sebagian besar responden memiliki IMT kategori normal sebanyak 37 responden (61,7%), aktivitas fisik kategori sedang sebanyak 28 responden (46,7%), dan mengalami hipertensi sebanyak 42 responden (70,0%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian hipertensi (p-value = 0,035 < 0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p- value = 0,017 < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Massa Tubuh (IMT), Aktivitas fisik, dewasa muda, hipertensi. Penyakit Tidak Menular |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 06:49 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 06:49 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

