Khabsy, Nurul Maulidatul (2026) PENGARUH TERAPI GEMARI (GENGGAM JARI, RELAKSASI, DAN HIPNOTERAPI) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARUT SELATAN. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
Full_Text_221110024_Nurul Maulidatul Khabsy.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel_221110024_Nurul Maulidatul Khabsy.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (414kB) | Request a copy |
|
|
Text
Open_Acces_221110024_Nurul Maulidatul Khabsy.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
Abstract
Pendahuluan : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Selain terapi farmakologis, terapi komplementer nonfarmakologis mulai dikembangkan sebagai upaya membantu pengendalian tekanan darah, salah satunya Terapi GEMARI (Genggam Jari, Relaksasi, dan Hipnoterapi) yang bekerja melalui penurunan aktivitas saraf simpatis dan hormon stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Terapi GEMARI terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Arut Selatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment, pendekatan time series with control group design. Sampel berjumlah 32 responden, terbagi menjadi kelompok eksperimen yang diberikan Terapi GEMARI selama 3 hari berturut-turut disertai terapi farmakologis, dan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan terapi farmakologis. Pengukuran tekanan darah dilakukan secara berulang (pretest dan tiga kali posttest) menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan Paired Sample t-Test, Independent Sample t-Test, dan Repeated Measures ANOVA. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen terjadi penurunan rerata tekanan darah sistolik dari 152,31 mmHg menjadi 139,13 mmHg (p=0,003), sedangkan pada kelompok kontrol hanya menurun dari 156,44 mmHg menjadi 151,94 mmHg. Hasil Repeated Measures ANOVA memperkuat adanya perbedaan tekanan darah sistolik berdasarkan waktu pengukuran (F=6,639; p=0,003), dan hasil Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol pada posttest 2 (p=0,044). Sebaliknya, tekanan darah diastolik tidak menunjukkan pengaruh maupun perbedaan yang bermakna pada sebagian besar titik pengukuran (p>0,05). Kesimpulan : Terapi GEMARI berpengaruh secara konsisten terhadap penurunan tekanan darah sistolik, namun tidak terhadap tekanan darah diastolik, pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Arut Selatan. Terapi GEMARI dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis yang mendampingi terapi farmakologis dalam pengendalian tekanan darah pasien hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi GEMARI, tekanan darah sistolik, hipertensi. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:31 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:31 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/643 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

