Meliyani, Brigita Nova (2025) KOMBINASI EKSTRAK BUAH SENDUDUK (Melastoma malabathricum L.) DAN PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI LARUTAN TURK. LTA thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN.
|
Text
223410003_BRIGITA NOVA MELIYANI_COVER_ABSTRAK_DAFTAR ISI.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (311kB) |
|
|
Text
223410003_BRIGITA NOVA MELIYANI_BAB II_S.D_BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
223410003_BRIGITA NOVA MELIYANI_BAB I_BAB VI_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (373kB) |
Abstract
Larutan Turk digunakan dalam pemeriksaan hitung leukosit mengandung gentian violet dan asam asetat. Gentian violet berfungsi mewarnai leukosit dan asam asetat berfungsi melisiskan eritrosit. Larutan Turk bersifat iritan. Beberapa penelitian telah memodifikasi kandungan asamnya, belum banyak penelitian yang mencoba mengganti komponen pewarna utamanya dengan pewarna alami. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui kombinasi ekstrak buah senduduk (Melastoma malabathricum L.) sebagai pewarna dan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai asam dapat menjadi alternatif larutan Turk dalam pemeriksaan hitung leukosit. Penelitian memiliki beberapa varian kelompok, yaitu kombinasi konsentrasi 1% & 2%, 50% & 3%, 60% & 3% dan 80% & 2%. Penelitian menggunakan desain Quasi eksperimental dengan pendekatan Nonequivalent control group design. Penelitian terdiri dari kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Teknik sampling purposive, sampel penelitian ekstrak buah senduduk dan perasan jeruk nipis. Objek penelitian eritrosit dan leukosit. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna jumlah leukosit antarkelompok perlakuan (p < 0,05). Kombinasi 1% & 2% memberikan hasil rerata tertinggi, yaitu 123,75 sel, dengan morfologi sel dapat diamati meskipun eritrosit tidak lisis sempurna. Pada konsentrasi tinggi, yaitu 60% & 3% dan 80% & 2% pewarnaan terlalu pekat dan menghasilkan banyak debris sehingga mengganggu perhitungan sel. Kontrol positif menunjukkan hasil paling optimal, sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan leukosit yang terbaca. Kombinasi ekstrak buah senduduk dan perasan jeruk nipis belum efektif menggantikan larutan Turk karena menghasilkan perbedaan signifikan antarkelompok (p < 0,05) dan belum dapat memberikan kualitas seperti Turk.
| Item Type: | Thesis (LTA) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Senduduk, Jeruk Nipis, larutan Turk, hitung leukosit, pewarna alami |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | D3 Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Stikes Borneo Cendekia Medika |
| Date Deposited: | 08 May 2026 02:35 |
| Last Modified: | 08 May 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/635 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

